JAKARTA – Pengembangan Sistem (Systems Development) menjadi fokus strategis Dinas Informasi dan Pengolahan Data TNI AU (Disinfolahtaau) dalam akselerasi pembangunan Zona Integritas (ZI) Tahun Anggaran 2025. Langkah ini dinilai vital untuk menciptakan tata kelola organisasi di lingkungan TNI Angkatan Udara yang transparan, akuntabel, dan profesional melalui digitalisasi menyeluruh.
Melalui proses analisis kebutuhan, perancangan, hingga implementasi yang ketat, Disinfolahtaau berupaya mendigitalisasi berbagai aspek administrasi, operasional, dan manajemen sumber daya. Transformasi ini bertujuan memangkas alur birokrasi, meningkatkan efektivitas kerja, sekaligus meminimalisir risiko kesalahan (human error) maupun celah penyimpangan administrasi.
“Sistem yang dibangun tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu kerja, tetapi menjadi fondasi bagi penguatan budaya kerja yang bersih dan berintegritas. Dengan sistem yang user-friendly namun aman, setiap aktivitas dapat termonitor secara real-time, sehingga mempermudah audit internal dan menutup potensi pelanggaran,” ujar perwakilan Disinfolahtaau.
Pengembangan sistem ini diharapkan menjadi pilar penguat Reformasi Birokrasi, memastikan seluruh personel TNI AU mendapatkan kemudahan akses layanan sekaligus menjamin akuntabilitas kinerja organisasi yang terukur.




